Selasa, 13 Desember 2016

Keterkaitan Antara Ilmu Filsafat dan Logika

Filsafat dalam bahasa inggris yaitu philosophy, adapun istilah filsafat berasal dari bahasa yunani yaitu philosopia yang terdiri atas dua kata yaiu philos (cinta)  philia ( persahabatan) dan shopia (hikmah,kebijasanaan,pengetahuan,ketrampilan,pengalaman praktis,inteligensi) jadi secara etimologi, filsafat cinta kebijaksanaan atau kebenaran
Filsafat adalah studi tentang fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis dan dijabarkan dalam konsep mendasar filsafat tidak didalami dengan melakukan eksperimen-eksperimen dan percobaan, tetapi dengan mengutarakan masalah secara persisi mencari solusi untuk. untuk itu, memberikan argumentasi dan alasan yang tepat untuk solusi tertentu. akhir dari prose-proses itu dimasukan kedalam sebuah prosese dialektika. untuk studi falsafi, mutlak diperlukan logika berfikir dan logika bahsa.
Secara etimologi, logika dalah istilah yang dibentuk dari kata logikos yang berasal dari kata bensa logos.kata logos berarti mengenai sesuatu yang diutarakan,, suatu pertimbangan akal (fikiran),kata, atau ungkapan lewat bahsa.kata logikos berarti mengenai suatu pertimbangan akal, menegnai kata, mengenai percakapan atau yang berkenaan dengan ungkapan lewat bahasa. dengan demikian dapatlah dikatakan bahwa logika adalah suatu pertimbangan akal atau pikiran yang diutarakan lewat kata dan dinyatakan dalam bahasa. sebagai ilmu, logika disebut logike episteme atau dalam bahasa latin disebut scientia yang berarti logika.
Definisi umumnya logika adalah cabang ilmu filsafat yang bersifat praksis berpangkal pada penalaran dan sekaligus juga sebagai sarana ilmu. dengan fungsi sebagai dasar filsafat dan sarana ilmu sehingga logika merupakan ''jembatan penghubung '' anatara filsafat dan ilmu 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar